fotografer.net

katanya kita bisa, tapi kita takut.
katanya kita bisa, tapi kita menyerah
katanya kita bisa, tapi kita tak mau
katanya kita bisa, tapi kita malas
katanya kita bisa, tapi kita orang Indonesia
katanya kita bisa, tapi kita masyarakat Negara dunia ketiga
tapi tapi tapi semuanya hanya ketakutan tak beralasan
kita menentukan masa depan kita sendiri bukan ditentukan oleh tapi
tuhan pun sudah bilang tidak berubah nasib suatu kaum sebelum dia merubah dirinya sendiri
 kita boleh takut tapi tetap maju
tapi tapi tapi jangan banyak tapi tapi
kita mungkin ingin menyerah tapi jangan
kita tak mau tapi harus mau
kita merasa malas tapi kita harus bergerak!
kita memang Indonesia lantas kenapa?
kita memang negara dunia ketiga lalu kenapa?
kamu, aku, kita, ada untuk Indonesia

aku nge-stalk facebook-facebook orang yang kukagumi. semakin kebawah, semakin alay fotonya. aku ketawa, sedikit ilfeel tapi terus teringat sendiri sama isi facebookku. baru akhirnya aku buka juga profilku. ya Allah.. sama aja ternyata XD parah. tapi dari sini aku dapat kesimpulan. semua orang punya masa lalu. masa lalu memang nggak semuanya bagus. yaudah, move on aja. lihat dia yang sekarang bagaimana. aku, insyaAllah sudah jadi lebih baik. mereka juga. aku pernah alay. mereka juga. tapi sekarang, kami berubah. biarlah masa lalu itu menjadi penghias hidup. seburuk apapun masa lalu itu, karena pelajaran-pelajaran dari masa lalulah aku bisa hidup hingga saat ini :)
Seperti janjiku sebelumnya, aku akan melanjutkan reviewku tentang chihayafuru. Oh iya, sebelum itu biar nyambung, lebih baik kamu baca dulu chihayafuru 1: all about karuta
 

Nggak bisa dibilang cinta segitiga, karna disini yang ketahuan perasaannya itu hanya Taichi. Chihaya dan arata nggak terlalu di ekspose perasaannya. Hanya, pemikiran mereka soal strategi dan cara-cara bermain karutalah yang kebanyakan di ekspose.


Ntahlah, nggak pasti chihaya suka sama siapa. Dia lebih seperti polos dan terobsesi banget sama Arata. Aku nggak tau dan kalo bisa sampai akhir tetap nggak tahu chihaya suka sama siapa.  Soalnya rasanya bakal menghilangkan taste ketika nonton film ini. inilah salah satu Daya tarik dari film ini, nggak mengekspose besar-besaran soal hubungan percintaan mereka. Sedikit bumbu saja. Membuat setiap orang yang menontonnya penasaran. Hebat memang.

Tapi aku juga aneh, waktu trailler chihayafuru season pertama, yang ditonjolkan dalam iklannya itu adalah cinta segitiga Arata-Chihaya-Taichi. Itu jelas salah banget. Nggak ada cinta segitiga yang memuakkan dan berputar-putar disitu. Hanya ada ke-cemburuan Taichi terhadap Arata yang suka senyum polos sama orang yang udah berapi-api pengen nge-hancurin dia. ARATA :O

Aku cukup salut sama film yang satu ini. disaat anime-anime lain berlomba untuk menunjukkan hal-hal vulgar yang dicampur bumbu komedi di dalamnya, chihayafuru malah menunjukkan kehidupan yang benar-benar kehidupan tapi bukan berarti nggak ada komedinya. Dan aku senang nonton chihayafuru, karna aku nggak perlu repot-repot menyensor filmnya. Karna memang nggak ada yang perlu disensor. Beda sama film lain, yang aku bisa penasaran karna adegan sensor dilakukan bersamaan dengan poin penting yang ada di film itu keluar. Mengesalkan. 

 Chihayafuru ini Patut dicontoh.. Ada bumbu percintaan, tapi sedikit, dan bikin penasaran, dan nggak menutupi tujuan sebenarnya. Ada baiknya memang kisah percintaan nggak ditonjolkan, apalagi di masa SMA. Apalagi kisah cinta yang aneh-aneh yang ngajarin anak muda begalo karna pacarnya, begalo karna de el el de es be. Taichi galo juga sih sama Chihaya, tapi dia bisa menjadikan galaunya itu untuk jadi motivasi untuk memacu dirinya sendiri untuk jadi lebih hebat

Kisah cinta di chihayafuru mengalir seperti air, ringan. Mudah dicerna, dan bikin penasaran. Hebat penulisnya bisa bikin kisah cinta seindah itu, yang nggak aneh-aneh. Soalnya,Ketika kau sampai di Anime jepang, biasanya bakal nggak ada cara untuk menggambarkan sebuah kisah percintaan selain dengan kedua tokoh melakukan “kiss”. Dan sejauh ini, aku nggak liat ada adegan mesra-mesraan antara chihaya dengan siapapun. Mengalir saja kisah cintanya, sederhana dan indah.
 

Sampe disini kelihatannya aku udah perlu buat ngungkit-ngungkit mangakanya. Yuki Suetsugu. Aku punya 1 komik ciptaan dia di rumah. Dan dari komik itu memang keliatan, dia memang suka menciptakan cerita indah dengan banyak pesan moral. Cerita menyentuh hati. Nggak ada hal yang cukup aneh di komiknya. Ceritanya sederhana, tapi punya pesan yang dalem.misalnya, kita harus percaya sama orangtua kita. Kita nggak boleh meremehkan orang lain, kita nggak boleh mudah berburuk sangka sama orang lain. Dan sesuai juga sama alur ceritanya, garis gambarnya itupun halus. Tipe-tipe gambar dia memang lebih cocok untuk anak perempuan. Karna tipe gambarnya dia itu manis. Indah. Mungkin Cuma sedikit anak laki-laki yang suka sama gambarnya dia. tapi nggak apa-apa, aku tetep ngefaans sama yuki

Lanjut Soal taichi, aku rasa dia terlalu cemburuan, hehe. Padahal dia pinter, tapi nggak pernah sadar betapa polosnya chihaya itu. Lucu tiap kali lihat dia cemburu saat chihaya mikirin Arata. Ada-ada aja yang dibuatnya supaya chihaya ngga mikirin Arata. Tapi toh percuma juga, apapun yang dilakuin taichi nggak buat chihaya lupain Arata. Haha.

Tapi di bagian ini juga hal yang mengesalkan terjadi. Taichi jadi menjahati Arata.sifatnya taichi dari SD sampe SMA yang nggak pernah hilang, dia benci banget sama Arata. Padahal Aratanya baik gitu kan, karna Arata juga sebenernya menganggap taichi ini sahabat sejatinya. Tapi Taichi tetep aja ngejatuhin Arata terus. Itulah kekuatan kecemburuan Taichi pada Arata yang luar biasa. Efek Love itu memang mengerikan

Akhir cerita? Aku nggak berani nebak akhirnya chihaya bakalan suka sama siapa. Soalnyapun, kalo dipikir-pikir, Arata dan Taichi itu sama-sama punya kelebihan. Kalau chihaya sama Taichi, Arata sama siapa?  Shinobu? Aku nggak mau!! -_- tapi kalo chihaya sama Arata, lebih kasian lagi Taichi.  Haha. Jadi lebih baik biarkan saja penonton penasaran dan buat pendapat sendiri sampai akhir. Mereka berdua terlalu perfect untuk bisa ditolak sama chihaya. Lebih baik chihaya jadian aja sama karuta aja. Biar Arata dan Taichi patah hati dua-dua, dan jadi ngerebutin aku #Eh

Oh iya, tokoh favoritku disini adalah Arata-Chihaya. Bukan berarti aku pengen mereka jadi couple. Cuman memang aku tetep penasaran sama orang yang disukai chihaya. Dari bau-baunya, Chihaya terobsesi sama Arata, tapi sukanya sama Taichi. Ah, ntahlah. Mari kita lupakan saja bagian itu. Agak mengesalkan. 

Dan yang terakhir, sedikit kisah sederhana dari Kana-desktomu-dan anak cewe first class yang suka dandan yang suka taichi dan aku lupa namanya. Sebenarnya, sic ewe first class ini ngakunya suka sama Taichi. Tapi entah kenapa, aku malah berpikir kalau dia sukanya sama Desktomu, bukan sama taichi. Okelah, dia kagum sama Taichi. Tapi dia mendapat lebih banyak perhatian dari si desktomu. Dan dari bau-baunya, dia akan segera sadar kalau yang dia sukai itu desktomu,bukan taichi. Dia jatuh cinta sama ketekunan desktomu.

Masalah selanjutnya (dan setelah kupikir-pikir, ini ternyata bukan kisah yang sederhana) adalah besar sekali peluang  Desktomu suka sama kana. Dari gaya-gayanya (dan sebenarnya, kelihatannya nishida juga suka sama kana) ntah alas an apa yang buat aku yakin begitu. Tapi yang pasti, aku yakin kalo mereka suka sama kana. Oh iya!! Aku inget ada episode yang taichi battle sama nishida dan desktomu soal chihaya sama kana. Mereka berdua pilih kana. Alasannya? Hanya kana satu-satunya cewe normal yang ada di club karuta mizusawa. Dan memang hanya ada 2 perempuan disana, yang satunya, baka chihaya. Hahaha

Segini dulu deh tentang kisah cinta di chihayafuru, next episode insyaallah aku bakal bahas tokoh favoritku di chihayafuru, dan kenapa bisa. Tungguin ya!!




09 ono komachi
Akhirnya, gue bisa nonton chihayafuru season 2!! #Terharu #TisuManaTisu. rasanya keren banget bisa ngeliat mereka main lagi. tapi kelihatannya, banyak yang nggak tau ya Chihayafuru. jadi, kali ini gue mau review chihayafuru dan karutanya.

Intisari dari chihaya sendiri sebenarnya mau nge-promosiin karuta, yang menurut analisa asal-asalan gue adalah suatu permainan yang merupakan permainan kartu individual (2 orang) atau perkelompok (3 orang atau lebih) yang setiap pemainnya harus menghapal puisi kartu puisi, lalu ketika pembaca puisi membacakan salah satu puisi, mereka harus memegang kartu yang berisi puisi yang sama dengan yang dibacakan oleh pembaca puisi. jadi intinya sih, karuta itu permainan yang butuh konsentrasi, instuisi, ketelitian pendengaran, tubuh yang sehat juga.

Dan setelah gue sedikit searching di google, gue baru tahu kalau karuta punya 2 jenis kartu, yaitu yomifuda (kartu untuk dibaca) dan torifuda (kartu untuk diambil). karuta punya 2 jenis permainan, tapi yang dimainkan chihaya dkk itu yang jenis uta garuta. uta garuta terdiri atas 200 kartu.puisi-puisi ini berasal dari antologi puisi hyakunin isshu. di chihayafuru sendiri, ada salah satu anggota karuta di SMU mizusawa yang paling suka banget sama poem hyakunin isshu.namanya kana.diantara mereka ber-7 (di season 2, ada 2 anggota nambah) dialah yang paling mengerti seni dari puisi hyakunin isshy. dia tau cara mengelompokkan kartu-kartu dengan cara mengelompokkan kartunya berdasarkan musim. cita-citanya adalah menjadi pembaca puisi karuta.

oh iya, chihayafuru juga memberikan tips-tips ampuh saat berada dalam kompetisi karuta. contohnya, shinobu (queen karuta) selalu menyentuh ujung kartu agar kartu lebih mudah disentuh. targetnya selalu di ujung kartu.

kenapa diatas gue bilang karuta butuh tubuh yang sehat? karna duduk di tatami selama berjam-jam itu bakal bikin pegel juga. juga kita butuh tubuh yang fit untuk bisa melempar kartu dengan cepat. harus gesit, dan otaknya juga cepat menangkap informasi.tapi ini juga masalah taichi, terlalu pintar yang membuat dia selalu berpikir tentang hal-hal detil. dia sampe menghapal semua kartu puisi loh. beda sama chihaya, yang lebih make intuisi dia buat ngedengerin kartu yang akan dibacakan selanjutnya..


oh iya, pembaca karuta itu juga harus punya rasa seni yang tinggi loh, nggak sembarangan. harus masuk kelas A dulu baru bisa jadi pembaca puisi. yang ngebaca puisi harus tau cara mengatur nada agar peserta dapat dengan mudah mengingat puisi yang dia bacakan dari huruf suku pertama.maksudnya?

oh iya, ada beberapa puisi karuta yang kata awalnya sama. kayak ada 8 kata awal "aku" di kartu karuta, ada 4 kata "musim semi" di karuta. nah, makanya dari itu, pembaca puisi harus punya nada yang benar saat baca puisi. lebih jelasnya coba liat salah satu puisi hyakunin isshu dibawah ini:

花の色は hana no iro wa
うつりにけりな utsurinikerina
いたずらに itazurani
わが身世にふる wagamiyonifuru
ながめせしまに nagameseshimani

 bahasa indonesianya:
Warna bunga sakura,
memudar dengan sia-sia diantara hujan panjang yang turun di musim semi.
 Seperti kecantikanku yang semakin memudar,
sewaktu memikirkan berbagai hal dalam cinta maupun kehidupan

pada saat kita ngomong "warna bunga" sambungan antara 'na' dan 'bu'nya itulah yang menentukan. makanya nadanya harus pas. bisa aja dia bilang "warna matahari" 'na' ke 'ma'. kalo nadanya asal-asal, peserta bakal susah nebaknya. dan nebak itu pun harus dalam waktu sepersekian detik kalau nggak pengen kalah. pokoknya sulit deh. jadi kita harus punya basicnya, yaitu pendengaran yang bagus, teliti dan mau menghafal 100 puisi itu.

oh iya, gue baru dapet peraturan yang menurut gue cukup lengkap tentang karuta:


Rules of the Game
1. Tiap pemain menerima 25 kartu dari keseluruhan 100 kartu. 25 kartu tsb. boleh disusun sesuka hati ke dalam maksimal 3 baris di area selebar maksimal 87cm di depan masing-masing pemain.
2. Pemain diberi waktu 15 menit untuk mengingat posisi kartu-kartu sebelum pertandingan dimulai.
3. Pemain wajib saling memberi hormat sebelum dan setelah pertandingan. Di masa lalu pemain yg tidak mengindahkan peraturan ini diberi hukuman yg cukup ekstrim, yaitu dipaksa memakan kartu permainan yang digunakan.
4. Pertandingan dimulai dengan dibacakannya puisi Naniwazu (bisa ditemukan di awal topik ini) yg diikuti dengan puisi yg diambil secara acak dari 100 puisi hyakunin-isshu.
5. Mengubah posisi kartu di bidang permainan sendiri diperbolehkan, tetapi bisa dianggap sebagai tindakan tidak terpuji bila dilakukan berkali-kali.
6. Pemain berlomba untuk lebih dulu menyentuh torifuda yang isinya sesuai dengan puisi yang sedang dibacakan.
7. Bila pemain berhasil mendapatkan kartu yang sesuai di areanya sendiri, maka kartu tersebut dikeluarkan dari bidang permainan.
8. Bila kartu didapatkan dari bidang permainan lawan, maka pemain harus memberikan satu kartu dari bidang permainannya sendiri untuk mengganti kartu yang diambil.
9. Pemain yg lebih dulu menghabiskan kartu di bidang permainannya sendiri menang.

Fouls
1. Menyentuh kartu di bidang lawan sementara kartu yg benar berada di bidangnya sendiri.
2. Kebalikannya nomor 1.
3. Menyentuh sembarang kartu sementara tidak ada torifuda yg sesuai dengan puisi yg dibacakan.
4. Semua kesalahan hukumannya sama, yaitu menerima selembar kartu dari lawan.
kalau mau tau lebih lengkap, sumbernya ada disini

udah jelas? yang pasti karuta itu seru deh. kalian bisa mengetahui banyak tips tentang karuta, kenapa menyukai karuta, dll di chihayafuru. semuanya lengkap dijelasin kalau kalian mau sabar nonton setiap episodenya. tapi disitu juga sih sisi kekurangan chihayafuru. lama-lama boosen karna lebih banyak cerita di pertandingan. nggak ada emosi yang dimainkan saat di dalam pertandingan.soalnya gitu-gitu terus. tapi tetap aja gue nonton chihayafuru.

oke deh, segini dulu. tunggu Chihayafuru 2: Cinta Chihaya!!
Halo guys. gue, sekarang lagi mengadu nasib di Ilmu administrasi negara . gue tau, buat anak-anak SMA, pasti urusan milih jurusan itu udah kayak hidup dan mati, kan? nah karena itu, gue bakal sedikit nge-review tentang jurusan gue ini. semoga bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan lo seputar ilmu administrasi negara ini ya.

1. kak, Ilmu administrasi negara ini fakultas apa sih?
nah ini pertanyaan pertama yang paling gue sering denger seputar ilmu administrasi negara.bahkan temen gue yang baru masuk ilmu administrasi negara pada bilang kalau awalnya mereka kira ilmu administrasi negara ini masuk di fakultas ekonomi! biar gue lurusin, administrasi negara itu jurusan yang berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. cuma khusus di UI, Ilmu Administrasi Negaranya udah berada di bawah Fakultas Ilmu Administrasi. jadi, jangan salah lagi ya. kita-kita bukan anak ekonomi, guys. kami ini anak FISIP kece.


2. lah, berarti ngga ada belajar hitungannya dong kak?
sampai semester kedua gue di ilmu administrasi negara gue belum pernah sekalipun nyentuh-nyentuh yang namanya hitungan. ngga tau semester 3 keatas ya. tapi, gue rasapun,, kalau ada hitungan pun cuman sedikit ngga banyak. kalau gue liat nih, mata kuliah yang berpotensi pake hitungan itu ada ADMINISTRASI KEUANGAN NEGARA, AKUNTANSI BIAYA, MANAJEMEN KEUANGAN BISNIS, dan PENGANTAR AKUNTANSI. lainnya ya gitu-gitulah. banyakan teori dan hapalan dari bapak-bapak sosial yang agak mumet juga sih bacanya tapi seru.

3. jadi, kalau gitu sebenarnya administrasi negara itu belajar apa kak?
administrasi negara itu menurut gue pribadi sih, intinya belajar membuat sesuatu yang berguna bagi nusa dan bangsa #Ceilah. jadi gini maksudnya. misalnya masalah di Indonesia ini apa? kita anggap aja masalah yang urgent banget di indonesia sekarang itu adalah rasio jomblo yag sudah melebihi kapasitas normal. negara udah ngga sanggup lagi ngurusin para jomblo. para jomblo pun merasa marah dan menuntut haknya ke pemerintah kayak gini :
udah jomblo, nyusahin pula. ckckck
nah disini perannya anak administrasi negara! kita-kita, harus nyari solusi supaya para jomblo ini nggak nyusahin negara lagi. Solusi ini melahirkan kebijakan baru. tapi untuk buat kebijakan pun ngga sembarang, menurut bukunya Miftah Toha, Ilmu Administrasi Publik Kontemporer, ada serangkaian proses buat membuat sebuah kebijakan,
1. Identifikasi Persoalan
identifikasi persoalan sama kayak rumusan masalah kalau di SMA. nah disini kan kita udah tahu kalau masalahnya yaitu "Kaum Jomblo yang Tertindas di Indonesia" jadi kita tanya pake rumus 5W+1H dulu.
apa itu jomblo? jomblo adalah kaum marjinal yang haus kasih sayang. beda sama single yaa. single itu prinsip kalau jomblo itu nasib. kenapa jomblo bisa banyak? ya gue kagak taulah, jawab sendiri aja. apa dampaknya? apa penyebabnya? nah pertanyaan pertanyaan kayak gitu akan membawa kita ke tahap pembuatan kebijakan yang kedua, jengjengjeng

2.perumusan usul-usul kebijakan (Policy)
jadi, setelah bertanya-tanya apa itu jomblo kenapa jomblo itu bisa ada di dunia kenapa jomblo itu tertindas kenapa jomblo itu nyebelin dan lain-lain pasti kita bertanya-tanya, lantas kalau gitu, solusi apa yang bisa kita buat supaya jumlah kaum jomblo ngga semakin banyak di indonesia? nah disinilah kita perlu ngeluarin ide-ide kece kita. apa aja. entah buat pelatihan. entah buat sesi ceramah. ntah buat sosialisasi pemanfaatan jomblo dari pemerintah. pokoknya suatu ide yang membuat kaum jomblo seneng dan setidaknya ngga demo-demo gak jelas lagi


3. Pengesahan Kebijakan
nah disini ide-ide kita tadi kalau udah sepakat bakal di sahkan sebagai undang-undang hukum dan wajib di taati. misalnya hasil dari perumusan usul tadi adalah berupa peraturan  yaitu : yang udah punya pacar dilarang upload foto pas malem minggu atau mereka terjerat pasal sekian undang-undang sekian. wah kalau begini kan jomblo bisa sejatera ya.

4.Pelaksanaan Kebijakan
 nah disini kebijakannya dilaksanakan lah. terus dipantau juga. mungkin ada percobaannya gitu dulu kali ya. misalnya masa percobaan 9 bulan dulu. diliat ada pengurangan jumlah nggak dari jomblo-jomblo ini.

5.evaluasi kebijakan
disini kita evaluasi, apa yang salah dari kebijakan itu. apa yang harus di revisi. ya ngga apalah itu di revisi asalkan cinta kita ngga di revisi kan #kenatampar.

nah kira-kira itulah gambaran yang di pelajari di administrasi negara. selain itu lo juga belajar berpolitik ( teori dan praktik politik serta deskripsi dan analisis sistem politik dan perilaku politik dari wikepedia main copas aja), belajar sosiologi  (belajar prilaku manusia), belajar antropologi (belajar budaya) dan lain-lain. kalo gue pribadi sih gue nggak nyesel masuk administrasi negara karena gue udah survei dari awal dan administrasi negara emang sesuai banget sama gue. ya gue emang suka mikir solusi-solusi gini sih.

4. Oh gitu ya kak. tapi kalau gitu, nanti kerjannya dimana kak?
kerjanya yaa standar lah. jadi PNS, kerja di pemerintahan. jadi diplomat bisalah. kalau yang gue baca di internet sih gitu. tapi lo tetep bisa buat yang biasa-biasa aja jadi luar biasa. kayak gini, nah memang administrasi negara ini standarnya nanti bakal jadi PNS. tapii kalau lo serius belajar disini dan lo bisa buat kebijakan yang bener-bener berguna buat masyarakat sekitar elo, elo akan sadar sendiri kalau hidup itu ngga melulu soal jabatan. tapi seberapa besar lo bermanfaat bagi manusia yang lain. lo akan dapet kepuasan sendiri ketika berhasil bikin kebijakan baru yang bisa bikin masyarakat tersenyum ketika ngeliat elo. terus ada lagi yang bilang "terimakasih ya. berkat kamu anak saya bisa sekolah" waduhhh keren bener kan. intinya, selain kreatif kata kunci dari anak administrasi negara itu adalah peka terhadap masalah sosial. tapi ingat, jangan peka ke masalah sosial aja. peka juga dong sama yang udah capek ngodein kamu . ingat jangan baper.

5. ah ga seru kak jadi PNS. katanya PNS itu mesti pake orang dalem. pengen yang lain kak. apaan ya?
wah lo bisa jadi apapun yang elo mau kok. ngga mesti jadi PNS juga. toh banyak juga anak sarjana teknik kerja di pemerintahan. yaa anak administrasi negara juga bisa jadi apa aja. jadi pelawak pun boleh.kalo bosen lo juga bisa berwirausaha. lumayan nambahin enterpreneur indonesia. intinya, dimana-mana ilmu ini kepake. tapi ya emang lahannya anak administrasi negara yaa di pemerintahan. intinya terus aja gali dan asah bakat serta hobi-hobi lo. nanti belakangan lo pasti ketemu kerjaan yang terbaik buat elo :)

6. anak ilmu administrasi negara yang famous siapa aja kak?
 
kece-kece kan mukanya XD

sumpah aku asal comot foto kakak senior. yang pasti dua diantaranya adalah anak forum indonesia muda. satu ketua panitia acara nasional Green Youth Camp 2016. satu pelawak yang namanya lagi-heboh-hebohnya main film, kita sebut saja filmnya Comic 8.satu adalah Ketua KOPHI Sumut, satu relawan aksi indonesia muda. satu lagi kemarin jadi pelaksana rektor usu. semuanya usu punya. maafkan junior kalian ini yang ngambil foto ngga minta izin dulu para sesepuh..


naaah segitu dulu deh review gue tentang ilmu administrasi negara. kalau ada yang mau ditanya silahkan komen yaak adek-adek SMA yang budiman~

asyiknya pergi ke jogja. waah bisa ketemu orang baru nih yang keren-keren prestasinya. bisa nambah sertifikat nasional nih. bisa jadi traveler juga! mau pamer juga ah ke temen-temen. bisa jalan-jalan ke jogja. sendiri. bisa belajar mandiri. ini saatnya aku mandiri! selama ini pergi sama ayah-mama terus. kapan aku mandirinya?

itu khayalan saya saat pertama kali membaca pengumuman seleksi Indonesia Youth Dream. saya pikir inilah momen yang tepat buat saya belajar mandiri. buat saya mempersiapkan masa depan. saya nggak bisa terus-menerus bergantung sama ayah-mama untuk pergi keluar. inilah momennya. Tuhan udah ngasih makanan, tinggal saya makan aja!

tapi kemudian saya ketawa, jangan mengharap yang tinggi-tinggi sampai lolos seleksi, lah. udah lengkap aja formulir+esai itu udah waw banget. FYI, saya ini orangnya punya rencana yang besar tapi susah realisasikannya. saya sering pengen ikut lomba nulis tapi akhirnya ngga saya tulis karna malas.jadi, untuk yang kali ini harapan terbesar saya adalah dapat menyelesaikan essay dan formulirnya. itu aja udah keren banget rasanya.sekalian belajar, pertama kali buat esai.

dan seperti yang saya duga, hingga seminggu sebelum pendaftaran di tutup, saya belum juga buat apa-apa. formulir cuma saya isi setengah. tapi khayalan-khayalan itu masih menghantui saya. khayalan untuk datang ke jogja, bertemu teman baru, dan lain-lain. hingga hari penutupan. saya berhasil buat esai 250 kata tapi isinya absurd banget.belum lagi pertanyaan-pertanyaan di formulir yang butuh usaha keras untuk menjawabnya

"apa yang membuat kamu merasa pantas dan layak menjadi delegasi terpilih Indonesia Youth Dream 2015?"

saya ingin menjawab. tidak ada, maaf saya tidak layak tapi sepertinya itu terlalu pesimis. akhirnya saya pasrah (malas,red) dan memutuskan untuk membiarkan formulir itu di antara formulir-formulir lain yang tidak berhasil saya selesaikan.

esok harinya saya buka lagi halaman IYD.lalu, entah mata saya yang salah, atau memang waktu pendaftaran di perpanjang, yang pasti ternyata saya salah. penutupan masih 15 hari lagi. saya mengucek-ngucek mata untuk memastikan. benar. setelah itu saya jadi semangat lagi. dua ratus lima puluh kata yang saya tuliskan itu saya lanjutkan lagi, sampai 500 kata

untuk kemudian saya hapus lagi.

saya benar-benar semangat, jadi saya cari-cari artikel yang mendukung dan semoga artikel itu dapat memberikan inspirasi bagi saya untuk menuliskan esai ini dengan baik. saya masih belum menemukan judul, tema saya tentang pendidikan. saya terus cari contoh esai yang baik tapi esai saya masih tidak terisi.

ah, saya bosan lagi. saya tinggalkan lagi esainya sampai 3 hari. lalu di hari ketiga jam 9 malam, saya mendapat inspirasi melalui berita. kata "radikal" saya gunakan untuk judul esai saya. entah kenapa selanjutnya penulisan esai mengalir begitu aja. esai akhirnya selesai. formulir juga saya kerjakan malam itu. akhirnya saya tidur jam dua malam. tapi saya puas. saya sudah menyelesaikan formulir dan esai! saya kirim berkasnya, lalu saya tidur.

setelah itu saya tak pernah memeriksa halaman IYD di facebook lagi. menyelesaikan formulir dan esai itu aja udah bagus, pikir saya. nggak akan lolos lah. apalagi saat saya membaca salah satu status admin IYD bahwa pendaftarnya ada 1.258 orang. saya cuma tertawa aja. yang dipilih cum 100. gimana nama saya bisa ada di sana coba? udah esainya juga gitu doang lagi.

hari-H. saya lagi liburan bareng keluarga ke Berastagi (daerah perbukitan di Medan, kalau di Jawa ya semacam puncak Bogornya Medan lah). biasanya saya ngga main internet melalui laptop kalau liburan. tapi entah kenapa saya internetan pakai laptop. dan tulisan pertama yang saya baca di Facebook adalah : Pengumuman peserta yang lolos Indonesia Youth Dream 2015. dan ternyata, pesertanya jadi 120 orang. saya download berkasnya sambil tertawa. sebenarnya saya juga nggak ngerti kenapa saya akhirnya download pengumuman itu, padahal saya udah ngga berharap. ya cuma pengen liat aja gitu, nama-nama yang lolos itu. tapi semakin lama anehnya saya semakin deg-degan. aneh sekali. padahal kalau ikut seleksi/lomba saya ngga pernah deg-degan nunggu pengumuman. dan ketika berhasil terbuka dokumennya saya langsung refleks mencari nama saya di bagian paling bawah. tapi saya melihatnya juga sambil ketawa, untuk apa saya lihat pengumuman itu? pikir saya. tapi jantung saya langsung mencelos ketika menemukan sekilas nama Ulfah di dokumen itu. saya lihat lagi untuk memastikan, memang nama saya! saya langsung melompat dari kursi. jujur perasaan saya jadi nano-nano. antara senang dan bingung. kok bisa ada nama saya? ini gak salah kan? tapi kemudian perasaan senang menguasai saya. saya lolos!
indonesia youth dream dan aku
sumber: dok. pribadi

kemudian saya teringat, ternyata masalah belum selesai. bagaimana cara meminta izin pada mama dan ayah? apa diizinkan? saya belum pernah ikut yang beginian. kakak dan abang juga belum. saya juga gak ngira bakal lolos. tapi, kalau udah lolos masa' saya mundur karna ngga dapet izin?

bersambung di Part 2

 
bulan terbelah di langit amerika
sumber bekasimedia.com

"Would the world be better without Islam?"

pertanyaan yang akan jadi fokus utama dalam film ini. mendengar kalimat ini untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya jadi berpikir juga. benarkah? iya atau tidak? saya yakin, kita masing-masing punya pendapat pribadi. dan saya juga yakin, bukan satu-dua orang yang akan mengatakan "ya, dunia ini akan lebih baik tanpa islam".di film ini kita akan menemukan jawabannya, setidaknya jawaban versi Hanum Rais dan Rangga Almahendra. bukan cuma jawaban, di film ini kita juga menemukan alasan-alasan dari jawaban tersebut. karna jawaban "ya" atau "tidak" tidak dapat memberikan pemahaman apapun jika tanpa alasan.

oh iya, saya tak akan memberi sinopsis dari film ini karena sudah banyak sekali sinopsis yang bertebaran. silahkan cari di website yang lain ya, hehe.

nah, film ini punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. karena saya suka happy ending, maka saya akan mengulas kekurangan film ini dahulu. yang pertama, film ini ngga bikin saya merinding. FYI, salah satu kriteria film yang bagus buat saya adalah film yang buat saya merinding. dan film ini, entah kenapa, ngga dapet feelnya ke saya. saya ngerasa film ini masih bisa di garap lebih baik lagi. terkhususnya di adegan ketika rangga mencetuskan pertanyaannya ke sekretaris Philiphes Brown "akankah dunia lebih baik tanpa islam?" saya sudah berharap untuk dapat feel merindingnya disitu. tapi sekali lagi, ini pendapat pribadi saya. mungkin saja ketika anda menonton film ini dan melihat adegan ini langsung merinding, tetapi saya tidak.

satu lagi yang agak mengganggu saya adalah kakunya pemeran bule di film ini. rasanya actingnya belum dapet aja gitu. contohnya adegan anak angkatnya Philipes brown yang datang ke ruang kerjanya philipe waktu dia lagi nangis sambil melihat cincin misterius (rahasia tentang cincin ini terungkap di akhir film), disitu dia kelihatan kaku, menurut saya. akan lebih baik kalau dia lebh rileks dan bukunya itu lo, ngga mesti juga di tunjukin ke kamera gitu. adegan kedua yang mengganggu saya adalah adegan Abe (Suami Azema) menunjukkan "paket" yang akan di antarkannya ke WTC. itu berasa aneh aja, dia nelfon sambil nunjukin paketnya ke kamera Azema.

nah, itu kekurangan film ini dari kacamata saya. kelebihannya? ya jelas banyak dong. saya sangat suka dengan karakter Stefan yang ngga pernah membosankan. dialognya lucu tapi ngena. saya terus-menerus dibuat tersenyum oleh kelakuan Stefan, tapi sekaligus memahami juga, cara memahami orang seperti Stefan adalah dengan tersenyum. dan saya juga selalu suka dengan jawaban-jawaban rangga atas pertanyaan-pertanyaan dari Stefan yang sederhana tapi ngena. salah satunya saat Stefan ngedumel soal ribetnya pernikahan. lalu dia bilang lagi, dia masih mau traveling. tapi susah ya masuk Mekkah dan Madinah. lalu rangga jawab "mudah, tinggal ucapkan dua kalimat syahadat aja" "yah, berarti masuk islam dong? males ah. islam kan ribet mesti shalat, puasa, shalat, puasa lagi" "nguru paspor juga sulit. mesti ngurus visa, ngurus perizinan, ngurus visa lagi" yah setidaknya percakapan ini mengandung makna bagi saya. kalau memandang ribet enggaknya, semua hal di dunia ini juga ribet. tapi seribet-ribetnya urusan agama, dia bawa kebaikan, kesehatan dan pemikiran positif buat kita yang ngejalaninnya. jadi, ya jalani aja dengan gembira. karna ngga ada yang sia-sia. di dunia

satu adegan lain yang saya ingat adalah ketika Rangga dan Stefan berdebat soal apakah dunia lebih baik tanpa islam, Stefan langsung ngomong "tentu saja. dunia lebih baik tanpa islam, kristen, Katolik, Budha, Hindu, karena agama itu mengkotak-kotakkan. agama penyebab konflik di dunia ini". selanjutnya saya tak ingat benar apa balasan Rangga atas pernyataan ini. well, dialog ini menjadi menarik bagi saya karena saya sendiri pernah mendengar pernyataan ini dari seorang senior saya. waktu itu, saya tidak dapat menjawab pertanyaannya. saya lebih memilih untuk diam, karena saya bukan orang yang pandai menjelaskan terlebih masalah agama begini. tapi, sepemahaman saya, konflik bukan tercipta karena agama, konflik tercipta karena kekuasaan dan harta. Agama hanya dalih dari mereka yang haus kekuasaan dan harta untuk memprovokasi umat beragama. makanya kita jangan mudah terprovokasi  ya, guys.

Hal menarik lainnya adalah teka-teki yang perlahan terungkap di film ini. awal-awalnya banyak sekali pertanyaan di kepala saya, namun perlahan semuanya terhubung dengan pertanyaan di awal akankah dunia lebih baik tanpa islam? dan di akhir cerita terdapat kejutan-kejutan besar. saya sampai salah paham sama salah satu tokoh di film ini. satu hikmah film ini yang di dapat adalah, jangan langsung menilai orang karna satu perbuatan. lihatlah perbuatan-perbuatannya yang lain. tanya dulu pada temannya bagaimana dia sebenarnya. tanya pada keluargannya. nah, walaupun kita tetap tidak akan pernah dapat menilai seorang individu dengan sempurna, setidaknya pemahaman kita tentang dia akan jadi lebih baik dan lebih menyeluruh. entah pun kalau kita menilai dia adalah orang jahat, Tuhan telah menyembunyikan satu fakta bahwa sebenarnya dia tidak jahat seperti yang kita kira. hanya fakta itu bisa saja terugkap, atau bisa hilang oleh waktu dan selamanya tertutup, untuk hanya dia dan Tuhanlah yang tau.

Jadi, akankah dunia akan lebih baik tanpa islam?

jawaban versi saya : Tidak.